Untuk membuktikan keber"ada"an kami ini, maka suatu event yang sebenarnya dari sebutannya dalam bahasa Indonesia mungkin sedikit narsistik, yaitu Pameran. Setidaknya menurut saya memang narsis, karena kami harus pamer ke orang-orang dan kemudian jika ada yang mau membeli akan kami jual juga. Anehnya sebuah karya bagi saya seperti seorang anak, jadi kadang pemikiran tentang menjual seorang anak itu sangatlah aneh.
Judul Casual Cascade kami angkat sebagai tema karena dasar pertemuan yang secara insting membawa kami bersama ini. Bagi saya sendiri, setelah 14 tahun tidak mengalami kebanggaan narsistik atau berpameran sangatlah melegakan. Seperti baru saja keluar dari ruangan tertutup nan gelap yang tersilaukan dengan rasa nyaman bahwa ternyata cahaya itu masih ada dan masih hangat. Begitu memandangi diri saya sendiri di depan cermin, seakan-akan wajah ku telah kembali dari medan peperangan yang sangat penuh dengan kehancuran, ketidak adilan dan kematian.
John Lennon's
"HAPPINESS IS A WARM GUN"
Bila memang dapat memilih, mungkin momen-momen seperti inilah yang akan saya pilih untuk berakhir secara fisik. Dengan harapan keber'ada'an ku masih ada dan hidup dimana-mana seperti seniman-seniman an para pujangga lama.
Harapan yang sangat sejuk dan menyederhanakan hidupku ini ternyata masih ada.
" THE OLD MAN AND THE SEA #2"
Semoga semua "rasa" itu juga dapat mengikuti para pengunjung pameran Casual Cascade kami ini.
Terima kasih.
No comments:
Post a Comment